PHP ternyata pantas disebut sebagai bahasa pemrograman yang cukup atau bahkan boleh dibilang sangat popular. Sebagian besar situs web dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman ini. Kekuatan utamanya terletak bahwa kita cukup menuliskan programnya sekali, dan nanti aplikasi yang kita buat tersebut bisa berjalan pada webserver yang menggunakan OS Windows maupun Unix/Linux. Ditambah lagi kita tidak perlu mengeluarkan biaya sepersen pun (gratis) untuk mempelajari atau menggunakan bahasa pemrograman ini, menjadikannya semakin populer dikalangan webdeveloper.
PHP merupakan bahasa pemrograman server side, hal itu berarti hanya bisa dijalankan pada komputer yang telah terinstall PHP, lengkap beserta aplikasi webserver semacam Apache atau Windows IIS. Untuk menjalankan aplikasi yang dibangun dengan bahasa pemrograman PHP, harus dilakukan melalui aplikasi internet semacam Internet Explorer, Firefox, Netscape, Opera dan sejenisnya. Meskipun proses instalasinya tidaklah sulit namun cukup membingungkan bagi sebagian orang. Kelemahan ini (kalau boleh disebut demikian) menjadikan aplikasi yang dibangun dengan menggunakan PHP, tidak siap pakai untuk komputer yang belum terpasang aplikasi webserver.
Belakangan, cukup banyak software pihak ketiga yang menawarkan agar aplikasi yang dibangun dengan menggunakan PHP bisa jalan secara langsung (stand alone) di komputer pengguna (baca: tidak memerlukan webserver untuk menjalankannya). Tidak tanggung-tanggung, telah disiapkan pula GUI editor tersendiri agar aplikasi yang telah dibuat dengan PHP bisa benar-benar terlepas dari internet browser. WinBinder, sebuah software gratis yang memungkinkan aplikasi PHP bisa berjalan langsung di OS Windows tanpa perlu ribet menginstalasi webserver. WinBinder juga menyediakan form editor untuk membuat layout tampilan sedemikian rupa dengan GUI interface yang sama dengan yang dimiiki oleh Windows. Ditambah lagi dengan software Bambalam maupun miniPHP (dua-duanya juga dapat diunduh secara gratis), memungkinkan aplikasi yang telah dibentuk dengan menggunakan WinBinder, bisa dikompilasi menjadi *.EXE file.
Penasaran dengan kemampuan yang ditawarkannya, sayapun mencoba membuat aplikasi Windows (*.EXE file) dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP. Setelah coba sana-sini dan baca panduan yang ada, akhirnya berhasil juga membuat aplikasi sederhana dengan menggunakan PHP yang siap pakai di komputer yang menggunakan OS Windows. Namun agak kecewa juga karena ternyata ukuran file *.EXE hasil kompilasi sangatlah besar ( > 4Mbyte) untuk sebuah program yang hanya dibangun dari 600 baris. Setelah "mengaduk-aduk" kembali internet berhasil juga menemukan software untuk mengkompresi file EXE, yakni UPX. Hasilnya, bisa mengurangi ukuran program dari yang semula 4.616.192 byte menjadi 1.339.904 byte. Cukuplah, meski kalau ditulis dengan menggunakan bahasa C ukuran file yang terbentuk bisa kurang dari 1 Mbyte.
Kesimpulan, dengan adanya berbagai tools tersebut, PHP menjadi lebih powerfull dalam membangun suatu aplikasi dan mempermudah dalam proses sharing file hasil kompilasi.
No products
Shipping
Rp0.00
Total
Rp0.00




